3 Pengusaha Wanita yang Layak Mendapatkan Perhatian Calon Pengusaha

3 Pengusaha Wanita yang Layak Mendapatkan Perhatian Calon Pengusaha

3 pengusaha wanita yang layak mendapatkan perhatian calon pengusaha sangat berpengaruh di Asia. Saat ini, bukan hal aneh bila beberapa CEO dan pemilik perusahaan sukses merupakan seorang wanita. Pasalnya, dalam beberapa tahun terakhir ini wanita sangat menunjukkan eksistensinya sebagai orang yang profesional di bidangnya dalam mencapai kesetaraan gender.

Berbicara masalah perbedaan gender, sejak era emansipasi hal tersebut memang tak lagi dibicarakan. Wanita yang memiliki keahlian dan kemampuan, berhak dan sangat layak menduduki posisi tertentu serta teratas di sebuah perusahaan, departemen ataupun di negara ini.

Pengusaha Wanita yang Sangat Menginspirasi

Di dunia bisnis, ketiga wanita di bawah ini tidak bisa dipandang sebelah mata. Sebab, mereka termasuk dalam para pengusaha wanita sukses dari Indonesia yang mengisi daftar Asia Power Women 2015. Siapa saja mereka, berikut ulasan lengkapnya:

Anne Patricia Sutanto

Anne Patricia Sutanto adalah seorang vice president director di perusahaannya, PT Pan Brothers Tbk. Melalui kepemimpinannya, perusahaan yang bergerak di bidang garmen dan telah memproduksi merek-merek, seperti Nike, Rebook dan Uniqlo tersebut memperoleh pendapatan luar biasa, yakni sekitar USD 340.000.000. Selain itu, perusahaan yang ia kelola juga telah mempunyai 14 pabrik.

Latar belakang Anne memang anak orang kaya. Meskipun demikian, ia bekerja keras untuk membangun dan mengembangkan bisnisnya. Dimulai dari tahun 1997, dimana Anne bergabung dengan Pan Brothers dengan sedikit saham. Kemudian, wanita yang menyelesaikan pendidikan di Loyola Marymaount, Los Angeles dengan gelar MBA ini membuka bisnisnya sendiri, yaitu Homeware International yang memproduksi furnitur serta hiasan rumah untuk ekspor.

Wanita yang juga merupakan lulusan teknik Kimia University of Southern California ini memang menakjubkan. Setelah sukses, ia tidak lantas melupakan lingkungan sosialnya. Anne bergabung ke dalam Bill and Melinda Gates Foundation bersama tujuh miliarder Indonesia lainnya untuk memerangi HIV, malaria dan TBC dengan menyumbangkan dana USD 5.000.000.

Wendy Sui Cheng Yap

Wendy Sui Cheng Yap juga termasuk salah satu pengusaha wanita berpengaruh di Asia yang masuk dalam daftar Asia Power Women 2015. Wendy sendiri merupakan President Director dan CEO dari PT Nippon Indosari Tbk. Pernah mendengar atau bahkan memakan Sari Roti? Perusahaan itulah yang memproduksi roti populer di Indonesia tersebut. Kini, perusahaan Wendy telah sukses dan menguasai 90% pasar domestik.

Untuk Sari Roti, telah ada 10 pabrik dengan kapasitas produksi hingga 4,2 juta roti/hari. Sehingga, tak heran bila pendapatan perusahaan mencapai angka USD 147.000.000.

Selain itu, Wendy yang merupakan anak dari Piet Yap, pendiri Group Salim, juga mempunyai perusahaan Bogasari, yang mana merupakan produsen tepung terbesar di Indonesia. Tak hanya itu, Wendy juga masih menjalankan bisnis keluarganya yang bergerak di sektor sumber daya alam dan real estate.

Noni Purnomo

Noni Purnomo ialah seorang President Director perusahaan Blue Bird Group Holding yang bergerak di bidang transportasi. Perusahaan keluarga tersebut telah berdiri sejak tahun 1972. Wanita kelahiran Jakarta, 20 Juni 48 tahun silam ini merupakan lulusan University of Newcastle dan University of Fransisco. Setelah menyelesaikan pendidikan di kampus pertama, Noni bekerja di dua tempat, yakni Jakarta Convention and Exhibition Bureau sebagai market research serta di Blue Bird. Kedua pekerjaan yang menyita tenaganya tersebut dijalankan Noni selama dua tahun.

Setelah kembali dari Amerika dari pendidikan S2-nya, ia mengelola Blue Bird. Melalui kepemimpinannya, saat ini Blue Bird telah menjadi perusahaan besar yang merambah berbagai bidang, mulai dari transportasi, property, logistik, industri perakitan dan jasa konsultan teknologi informasi.

Mengapa Kaum Wanita Bisa Menjadi Pengusaha Sukses?

Jangan ragu dengan kemampuan diri sendiri. Simaklah beberapa alasan mengapa wanita secara alami bisa menjadi pengusaha sukses berikut:

Bersedia Mendengar

Wanita dan pria memiliki ukuran serta struktur otak yang tidak sama. Pada wanita, bagian yang terhubung dengan perhitungan resiko, kemampuan untuk mendengar dan emosi lebih menonjol dibanding milik pria. Hal tersebut menjelaskan, mengapa wanita lebih suka berbicara dan mendengarkan satu sama lain. Berbeda dengan pria yang lebih banyak berkomunikasi melalui aktifitas daripada percakapan.

Nah, sebagai seorang pengusaha, kemampuan tersebut sangat penting, terutama untuk memahami apa yang diinginkan serta dibutuhkan pelanggan.

Mampu Mengerjakan Berbagai Tugas Sekaligus

Selama beribu-ribu tahun lamanya, wanita telah memegang banyak peran di kehidupan sehari-hari. Apabila lajang, ia akan menjadi seorang anak yang bisa membantu ibunya di dapur dan belajar mengganti ban mobil dari ayahnya. Sedangkan bila sudah menikah, ia akan menjadi seorang istri sekaligus ibu yang bisa membersihkan rumah, menyiapkan makan dan merawat anak.

Bagi kebanyakan wanita, mempertahankan karir dan keluarga bukanlah masalah yang besar. Sebab, secara alamiah mereka bisa mengerjakan berbagai tugas sekaligus. Pemilik bisnis memang dituntut untuk memiliki kemampuan yang demikian.

Memiliki Empati

Penelitian yang dilakukan oleh Grant Thornton mengungkapkan bahwa pemimpin wanita lebih banyak dijumpai di bidang pendidikan, layanan sosial dan bisnis kesehatan. Itu menunjukkan bahwa wanita lebih sabar dan memiliki empati untuk berhubugan dengan berbagai orang dari segala aspek kehidupan. Kemampuan tersebut sangat berguna untuk membina serta mempertahankan talenta yang tepat dalam perusahaan.

Empati juga berguna ketika memulai bisnis, sebab kemampuan seorang pengusaha untuk memahami target market itu akan menghasilkan produk serta layanan yang lebih baik.

Dunia membutuhkan lebih banyak pemimpin wanita. Penelitian yang dilakukan selama beberapa tahun terakhir pun menunjukkan bahwa sebuah negara dapat memaksimalkan potensi pertumbuhannya apabila lebih banyak wanita yang bergabung untuk mengisi lapangan kerja. Jadi, teruslah berusaha menjadi salah satunya dan jangan sampai kehilangan harapan saat berjuang untuk mencapainya.