Fakta Bisnis Sewa Rumah dan Kontrakan di Area Perguruan Tinggi

Fakta Bisnis Sewa Rumah dan Kontrakan di Area Perguruan Tinggi

Tidak bisa dipungkiri, berbisnis di bidang sewa menyewa rumah alias kontrakan cukup menggiurkan. Terlebih jika lokasi rumah berada di tempat yang cukup strategis seperti area perguruan tinggi. Kota-kota besar di mana terdapat kampus bonafit, seperti Jakarta dan Yogyakarta, sudah tentu menjadi tujuan pendidikan banyak pelajar untuk menuntut ilmu.

Tak pelak, banyak pelajar dari luar kota, bahkan luar Jawa, yang menuju ke dua kota pendidikan ini meskipun tidak mempunyai saudara sama sekali. Karena tidak mempunyai tempat tinggal di kota ini, maka satu-satunya alternatif yang bisa dilakukan adalah dengan menyewa rumah kontrakan. Selain lebih praktis, biaya yang biasanya ditawarkan cukup terjangkau bagi mereka.

Sebagai seorang pebisnis, peluang seperti ini tentu tidak disia-siakan begitu saja. Membuka bisnis penyewaan rumah kontrakan bisa menjadi lumbung uang bagi mereka. Nah, jika Anda termasuk salah satunya, inilah fakta yang perlu Anda ketahui dengan membuka bisnis persewaan rumah, yang bisa jadi semakin membuat Anda bertambah semangat untuk menjalaninya.

Fakta 1: Harga Tanah Sudah Tinggi

Fakta pertama ini sudah tidak terbantahkan. Setiap sebuah kampus berdiri, sudah dapat dipastikan daerah di sekitarnya akan menjadi ramai. Ini artinya, harga tanah di sekitarnya menjadi tinggi. Bagi Anda yang ingin berbisnis sewa rumah kontrakan namun belum mempunyai rumah atau tanah di sekitar kampus tersebut, maka memerlukan modal besar untuk mendapatkan tanah di daerah tersebut.

Namun, bagi Anda yang kebetulan memang sudah mempunyai rumah dan tanah di sekitar tempat tersebut, tentu menjadi keuntungan tersendiri. Anda tidak membutuhkan modal besar. Asal sudah ada perabot minimalis atau bahkan kosongan, Anda sudah bisa menyewakannya kepada para mahasiswa yang membutuhkan rumah sewa.

Fakta 2: Menjadi Rebutan Para Investor

Bukan hanya pebisnis yang tertarik untuk membuka bisnis sewa rumah di sekitar kampus, beberapa investor yang notabene mempunyai modal cukup besar, berlomba mencari lahan di tempat itu juga. Mereka berani menyewa tanah untuk kemudian didirikan sebuah rumah kontrakan. Bahkan, untuk semakin menambah minat mahasiswa yang mempunyai kocek tebal, berbagai fasilitas lengkap bak hotel juga siap untuk mereka penuhi, seperti AC, bedcover, garasi luas, dan sebagainya.

Faktas 3: Selalu Diburu dan Tidak Pernah Sepi

Fakta selanjutnya adalah rumah sewa di sekitar kampus tidak pernah ada sepinya. Saat seorang mahasiswa lulus, maka mahasiswa baru datang yang pasti akan membutuhkan rumah sewa juga. Bahkan, jika dibandingkan, jumlah mahasiswa yang lulus dengan yang masuk akan lebih besar yang masuk. Ini artinya, semakin hari, bukannya sepi, bisnis sewa rumah justru semakin laris manis.

Fakta 4: Harga Sewa Tinggi dengan Fasilitas Lengkap

Sebenarnya, harga yang ditawarkan cukup bervariasi. Antara rumah sewa satu dengan lainnya berbeda, sangat tergantung dari fasilitas yang disediakan. Semakin lengkap fasilitas yang ada di dalamnya, sudah pasti harganya cukup tinggi.

Namun, jika rumah dalam kondisi kosong, sudah pasti harganya lebih rendah. Belum lagi faktor jauh dekatnya dengan kampus. Semakin dekat dengan kampus, harganya lebih tinggi dibanding jika jauh dari kampus. Sebagai pebisnis, Anda bisa meningkatkan harga jual rumah sewa Anda dengan berbagai fasilitas yang ada.

Fakta 5: Mudah Dikelola

Untuk pengelolaan rumah sewa dapat dikatakan sangat mudah. Anda tinggal menyiapkan satu orang yang bertugas untuk membersihkan rumah sewa tersebut secara berkala, jika itu termasuk dalam salah satu fasilitas yang Anda berikan. Namun, untuk rumah sewa sederhana, Anda tidak perlu orang untuk membersihkannya.

Cukup semua diserahkan kepada si penyewa. Sebenarnya, akan lebih aman jika rumah sewa tersebut diperuntukkan khusus untuk mahasiswa putri. Sebab, pada umumnya, wanita lebih rajin untuk melakukan pembersihan rumah setiap hari. Anda tinggal menerima uang sewa dan memperbaiki jika ada kerusakan teknis.

Fakta 6: Peluang Membuka Bisnis Baru yang Lain

Jika Anda mempunyai rumah sewa di sekitar kampus, Anda juga akan mempunyai peluang untuk membuka bisnis baru, misalnya dengan menerima jasa laundry, kebersihan, atau katering. Tawarkan kepada si penyewa jasa yang Anda miliki.

Bagi mahasiswa putra, pada umumnya lebih memilih untuk mencuci di laundry daripada mencuci sendiri. Begitu juga dengan jasa katering. Pada umumnya, bagi mahasiswa yang tidak bisa memasak atau malas keluar rumah akan lebih memilih jasa katering.

Fakta 7: Risiko Kerusakan Kecil

Banyaknya keuntungan yang diperoleh dengan membuka bisnis sewa rumah di sekitar kampus ternyata tidak berbanding lurus dengan risiko yang dimiliki. Risiko yang mungkin terjadi sangatlah kecil. Pada umumnya, masalah yang sering muncul hanya terkait dengan mahasiswa yang susah untuk diatur. Pulang terlalu malam, membuat kegaduhan di malam hari, hingga menginapkan mahasiswa lain jenis ke dalam rumah merupakan beberapa di antara risiko tersebut.

Sebenarnya, semua hal tersebut bisa Anda antisipasi dengan beberapa peraturan yang sebelumnya sudah disepakati dengan si penyewa dalam surat perjanjian. Sehingga, jika terjadi pelanggaran, Anda tidak bertanggung jawab akan hal ini. Selain itu, ada juga risiko rumah kotor atau rusak. Dalam hal ini, Anda cukup membersihkan dan memperbaikinya setelah si penyewa keluar dan digantikan dengan penyewa lain. Pada umumnya, kerusakan yang terjadi juga tidak begitu parah. Jadi, Anda tidak perlu mengeluarkan banyak biaya untuk perbaikan ini.

Itulah beberapa fakta terkait membuka bisnis sewa rumah di sekitar area perguruan tinggi. Pada intinya, lebih banyak keuntungan yang akan Anda peroleh jika membuka bisnis ini daripada kerugiannya. So, tertarikkah Anda untuk menggeluti bisnis ini? Siapkan mental dan mulailah dari sekarang!